Home > Tak Berkategori > TERIMA KUNJUNGAN IWAJA DAN BEBERAPA LSM, WAKIL WALI KOTA MINTA WARIA DIDATA SECARA LENGKAP

TERIMA KUNJUNGAN IWAJA DAN BEBERAPA LSM, WAKIL WALI KOTA MINTA WARIA DIDATA SECARA LENGKAP

WAKIL WALI KOTA JAYAPURA IR H RUSTAN SARU, MM BERSAMA KADISKOMINFO DRS BINTON NAINGGOLAN MENERIMA KUNJUNGAN IWAJA DAN BEBERAPA LSM

JAYAPURAKOTA – Wakil Wali Kota Jayapura Ir H Rustan Saru, MM bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Drs Binton Nainggolan, serta Kepala Dinas Kesehatan dr Ni Nyoman Sri Antari menerima kunjungan Ikatan Waria Jayapura (IWAJA) dan beberapa LSM terkait. “Pada kesempatan ini kami menerima IWAJA sebagai bentuk kepedulian pemerintah Kota Jayapura terhadap kaum waria, kami ingin mengetahui jumlah waria, profesi, dan domisilinya, karena itu sangat penting, juga yang paling krusial adalah bagi mereka yang berpotensi atau bahkan sudah positif terkena HIV,” katanya di ruang rapat Wakil Wali Kota, Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis 15 Maret 2018.

WAKIL WALI KOTA IR H RUSTAN SARU, MM BERSAMA KADISKOMINFO DRS BINTON NAINGGOLAN

Pertemuan tersebut selain dihadiri IWAJA, juga terdapat beberapa LSM yang di antaranya YPKM (Yayasan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Papua), YHI (Yayasan Harapan Ibu Papua), PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia). Upaya perlindungan waria di Kota Jayapura menjadi fokus pemerintah melalui OPD terkait. Sebagai kelompok yang termasuk sebagai potensi terkena penyakit menular, pemerintah Kota Jayapura menghimbau agar untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti positif terjangkit, agar segera melengkapi administrasi kependudukan. “Kami dalam hal pemeriksaan organ reproduksi sudah menajalnkannya secara rutin,” kata salah satu waria IWAJA.

ANGGOTA IWAJA KETIKA MENGUNJUNGI WAKIL WALI KOTA

Wakil Wali Kota mengajak koordinator IWAJA untuk memberikan himbauan bagi mereka yang belum atau merasa khawatir jika positif terjangkit. Perlu adanya pembinaan dari kalangan internal guna mengajak memeriksakan kesehatan reproduksi mereka, selanjutnya pemerintah akan turun membantu jika terdapat waria yang positif. Sebanyak kurang lebih 200 waria di Kota Jayapura, 60 di antaranya telah terdaftar biodatanya dalam komunitas.

Komisi Penanggulangan Aids (KPA) menurut Wakil Wali Kota mengambil peran dalam konsultasi terhadap terjangkit, juga bagi mereka yang negatif agar dibimbing dan menjaga kesehatna reproduksinya.

Pendataan secara rinci sangat dibutuhkan, karena dikhawatirkan terdapat pendatang dari luar Kota Jayapura yang terjangkit, namun tidak memiliki identitas jelas, akan sangat beresiko menularkan ke orang lain. Hal tersebut juga berguna ketika terjangkit atau Orang Dengan HIV AIDS (Odha) dalam beberapa kesempatan tidak tertolong atau meninggal dunia, karena kurangnya informasi identifikasi maka kesulitan ketika ingin ditangani setelahnya. (HUMAS)

 

Humas Setda Kota Jayapura

  • 7
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*