Home > Berita > CEGAH KORUPSI, PEMKOT GELAR PELATIHAN IPLEMENTASI SISTEM KEUANGAN DESA VERSI 2.0

CEGAH KORUPSI, PEMKOT GELAR PELATIHAN IPLEMENTASI SISTEM KEUANGAN DESA VERSI 2.0

SUASANA PELATIHAN SISTEM KEUANGAN DESA VERSI 2.0 BAGI OPERATOR KAMPUNG DAN PENDAMPING DANA DESA DI KOTA JAYAPURA YANG DIGELAR DPMK KOTA JAAYPURA, RABU 15 MEI 2019

JAYAPURAKOTA-Pemerintah kota Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) menggelar kegiatan implementasi sistem keuangan desa versi 2.0 bagi operator kampung dan pendamping dana desa di kota Jayapura, berlangsung di aula PKK Kota Jayapura, Rabu 15 Mei 2019,

Wali Kota Jayapura yang di wakili Asisten II setda kota Jayapura, Drs. M. Nurjainudin Konu, M.Kp, pada pembukaan pelatihan implementasi sistem keuangan desa bagi operatror kampung mengatakan Pemerintahan kampung di beri kesempatan yang besar untuk mengurus  tata pemerintahannya sendiri, termasuk sistem keuangan kampung sehingga seluruh penggunaan anggaran dana kampung harus dapat dipertanggung jawabkan secara transparan dan akuntable.

“Pemberian dana desa yang begitu besar jumlahnya dengan pelaporan yang beragam serta adanya titik kritis dalam pengelolaan keuangan dana desa, tentunya menuntut pertanggung jawaban yang besar pula dari aparat desa, oleh sebab itu pemerintahan desa harus bisa menerapkan prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa, dimana semua kegiatan penyelenggaraan dana desa harus dapat dipertanggung jawabkan,”kata Asisten II sekda.

ASISTEN II SEKDA KOTA JAYAPURA, DRS M. NURJAINUDIN KONU, M.KP DAN KEPALA DINAS DPMK KOTA JAAYPURA SAAT MENABUH TIFA SEBAGAI TANDA DIBUKANNYA PELATIHAN, RABU 15 MEI 2019

Lanjutnya, besarnya dana desa  yang harus dikelola jangan sampai menjadi bencana khsusnya bagi aparatur pemerintah desa.  Pemerintah desa harus memiliki kemampuan untuk melaksanakan akutansi atau pembukuan dana desa.

“Transparan dalam pengeloaan dana desa. Susunlah prongram yang terukur, program pembangunan kampung yang nyata, yang di rasakan oleh masyarakat. Pemerintah mengharapkan agar seluruh aparat kampung,  pendamping pengelola keuangan kampung, untuk terus bersama-sama mensejahterakan  masyarakat kampung,”tegas Nurjainudin.

Harapannya, pelatihan implementasi sistem keuangan desa versi 2.0 bagi operator kampung dan pendamping dana desa di kota Jayapura dapat di implementasikan sistem keuangana desa d seluruh 14 kampung yang ada di kota Jayapura.

Sementara itu, laporan kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kota Jayapura, Jacobus Itaar, S.Sos. M.si. berharap agar pelatihan yang dilaksanakan selama 2 hari ini, sehingga pada pembahasan RKPK APBD Kampung Dan SPJ bisa dapat menggunakan aplikasi yang baru ini agar dana desa harus trasparan dapat di ketahui oleh publik dan masyarakat.

“Dengan dilaksakan kegiatan ini agar  pemerintah kampung dapat mengelola keuangan kampung secara akuntabel, transparansi, efesien dan efektif.,”jelas kadis DMPK Kota Jayapura.**(Humas)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*