Home > Berita > Wakil Walikota Kunjungi Pengungsi Dari Wamena di Tongkonan

Wakil Walikota Kunjungi Pengungsi Dari Wamena di Tongkonan

WAKIL WALIKOTA KETIKA MELIHAT AKTIFITAS BERMAIN ANAK-ANAK DI PENGUNGSIAN

JAYAPURAKOTA – Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terkena dampak kerusuhan di Wamena yang saat ini mengungsi di kota Jayapura dan ditempatkan di gedung Tongkonan, Selasa, 1 Oktober 2019, Wakil Walikota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM, mengunjungi masyarakat tersebut.

Dalam kunjungannya tersebut, Wakil Walikota berkesempatan melakukan bincang-bincang dengan masyarakat untuk mengetahui apa saja yang saat ini paling dibbutuhkan oleh pengungsi dan juga melihat aktifitas bermain anak-anak bersama beberapa orang mahasiswa FKIP Uncen, yang sengaja datang untuk membantu anak-anak tersebut menghilangkan traumanya.

Kepada Wakil Walikota, masyarakat pengungsi mengatakan saat ini sangat membutuhkan peralatan tidur dan disanggupi untuk dibantu. Di lokasi pengungsian tersebut juga tersedia layanan kesehatan yang diberikan Dinas Kesehatan kota Jayapura, sehingga memudahkan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

WAKIL WALIKOTA MENGUNJUNGI TONGKONAN, YANG DIJADIKAN LOKASI PENGUNGSIAN MASYARAKAT DARI WAMENA

Sebelumnya pada siang harinya, Wakil Walikota juga berkesempatan bertemu dengan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang datang ke Papua dalam rangka mengunjungi warga asal Sulsel yang ada di Wamena, termasuk yang mengungsi ke Jayapura akibat peristiwa kerusuhan beberapa waktu lalu di Wamena.

“Kedatangan Wagub Sulsel ini dalam rangka memberikan semangat dan dukungan kepada masyarakat dan juga memberikan bantuan kepada pemda yang terdampak kerusuhan,” ujar Wakil Walikota.

Dengan adanya aksi demo yang berakhir anarkis di Jayapura dan Wamena beberapa waktu lalu, Wakil Walikota berharap, situasi ini dapat segera pulih dan pemda Papua maupun pemda Sulsel termasuk pemda Sumatera Barat yang juga warganya ada yang menjadi korban di Wamena, betul-betul ada komitmen bersama untuk meredam situasi sehingga tidak lagi muncul konflik yang baru dikemudian hari.

BERSAMA WAGUB SULSEL DAN MASYARAKAT DI JAYAPURA

“Saya mohon juga kepada Wagub Sulsel dan Sekda untuk betul-betul memberikan pemahaman kepada warga di daerah asalnya terutama di Makassar, bahwa peristiwa ini bukan dilakukan oleh orang Papua tapi dilakukan oleh oknum-oknum yang ingin memisahkan diri dari Indonesia dan melakukan gerakan-gerakan anarkis. Selama ini Orang Papua baik-baik, cinta damai, cinta ketertiban, keamanan, persatuan dan kesatuan dan menerima semua masyarakat dengan baik tanpa ada pertentangan. Saya kira ini perlu kita jaga agar situasi yang sudah baik ini dipertahankan terus-menerus, jangan lagi mudah diprovokasi, mudah diberikan informasi-informasi yang tidak bertanggungjawab, yang bisa menciptakan konflik baru di masa yang akan datang. Karena itu saya minta jika ada informasi-informasi yang membahayakan, yang memprovokasi agar diterima dengan kepala dingin, dicerna dengan baik, jangan diterima dengn emosional karena bisa menimbulkan perpecahan diantara kita,” tegas Wakil Walikota.

Di kota Jayapura sementara ini ada 2 titik yang menampung pengungsi dari Wamena yaitu, di Tongkonan dan di mesjid Expo. Pemerintah kota Jayapura akan memberikan bantuan dan dukungan semangat, khusus kepada anak-anak yang sangat membutuhkan perhatian sehingga tidak merasa takut lagi.(HUMAS)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*