Home > Berita > Wawali Sidak Pasar Entrop dan Temukan Kios Jual Miras

Wawali Sidak Pasar Entrop dan Temukan Kios Jual Miras

WAKIL WALIKOTA KETIKA MELAKUKAN SIDAK DI PASAR ENTROP

JAYAPURAKOTA – Wakil Walikota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM, Senin, 2 Desember 2019 melakukan sidak di pasar Entrop dan menemukan kios yang menjual minuman keras (Miras).

“Pada hari ini (kemarin) jam 2 siang bersama Kepala Disperindagkop kota Jayapura, Kapolsek Jayapura Selatan, Sat Pol PP dan Perhubungan, melakukan sidak sehubungan dengan adanya informasi bahwa di pasar Entrop Kelapa Dua ada sebagian kios yang dijadikan tempat penjualan minuman keras (miras). Cek ke lapangan dan ternyata benar bahwa beberapa petak kios di blok C dan D ada ditempati penjual miras berbagai jenis mulai golongan A, B dan C,” jelas orang nomor dua di kota Jayapura tersebut.

Dijelaskannya, dalam sidaknya tersebut, ratusan botol miras berhasil disita. Karena itu, dirinya memerintahkan Kepala Disperindagkop untuk langsung menyegel kios tersebut dan kepolisian menyita minumannya dan dilakukan tindakan hukum selanjutnya.

WAKIL WALIKOTA KETIKA MENUNJUKKAN TEMPAT PENYIMPANAN MIRAS

Berkaitan dengan kondisi pasar Entrop yang belum digunakan secara maksimal dikatakannya, pihaknya sudah memerintahkan Kepala Dinas Perindagkop selaku pemegang kuasa di pasar Entrop, untuk memberikan surat edaran kepada semua pemilik kios, yang isinya memberikan waktu 1 minggu kepada para pedagang untuk mengisi kiosnya dan melakukan aktifitas jual beli di pasar tersebut. Apabila hal tersebut tidak diindahkan oleh para pedagang maka pemerintah akan mengambil kembali kiosnya dan akan diberikan kepada pedagang lainnya yang belum memiliki kios dan mau berjualan di pasar Entrop.

“Kalau ada yang kedapatan lagi menyewakan kepada pihak lain maka akan diambil tindakan untuk menyegel kiosnya. Saya minta kepada pemilik kios untuk hati-hati dan waspada, tidak mengalihkan kiosnya kepada pihak ke-3 dan kiosnya jangan digunakan untuk menjual miras. Dari fakta di lapangan kios yang menjual miras bukan pemiliknya tetapi pihak ke-3 yang menyewa dan digunakan sebagai tempat menjual minuman beralkohol, maka kios tersebut langsung disegel dan diambil alih oleh pemerintah kembali,” tegasnya.

Kondisi pasar Entrop saat ini sepi dari aktifitas jual beli karena dari 368 kios yang terdata ada di pasar Entrop, baru 68 kios yang terisi.(HUMAS)

  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*